Cara Mencegah Terjadinya Kanker Serviks

Menurut seorang professor yang bernama Prof. DR.dr. Aru Wicaksono sebagai seorang ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI), seperti yan dilansir dari laman kumparan, dari 40 perempuan yang terdiagnosis terkena penyakit kanker serviks 20 orang diantaranya meninggal dunia. Hal inilah yang memperkuat dan membuktikan bahwa kanker serviks merupakan pembunuh nomer satu pada perempuan Indonesia.

Oleh karena itu sangat diwajibkan untuk para perempuan mengetahui tentang hal-hal yang berhubungan dengan kanker serviks, dan diharapkan selanjutnya para perempuan bisa mencegah atau mendeteksi sejak dini keberadaan kanker serviks sehingga bisa dilakukan pengobatan dengan lebih cepat dan peluang kesembuhan juga akan semakin besar.

Mencegah kanker serviks

Beberapa hal bisa anda lakukan untuk melakukan pencegahan terhadap penularan kanker serviks, atau mencegah terjadinya infeksi virus penyebab kanker serviks yaitu human papilloma virus (HPV) sebagai penyebab utama munculnya kanker serviks. Beberapa pencegahan yang bisa anda lakukan adalah dengan cara:

Rutin melakukan pemeriksaan pap smear

Tes pap smear merupakan salah satu cara terbaik untuk pertahanan pertama tubuh dalam mencegah terjadinya  kanker serviks. Tes Pap smear ini menggunakan metode screaning yang berfungsi untuk mendeteksi sel-sel yang terdapat dalam leher Rahim apakah bekerja dengan normal atau abnormal dan bisa berpotensi menjadi kanker serviks jika sel-sel tersebut mengalami pertumbuhan yang abnormal.

Setiap wanit adisarankan untuk melakukan tes pap smear secara rutin yaitu setiap 3 tahun sekali, yaitu pada wanita  yang berusia 21-30 tahun . Namun jika anda ternyata sekarang anda sudah berumur lebih dari 30 tahun, maka anda disarankan untuk melakukan tes pap smear dibarengi dengan melakukan tes HPV pada setiap lima tahun sekali secara rutin.

Melakukan tes pap smear pada wanita secara rutin selama 3 tahun sekali dapat membantu mengurangi resiko kanker serviks. Sebelum melakukan beberapa rangkaian tes ini sebaiknya anda juga berkonsultasi dulu dengan dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan anda.

Tes pap smear ini juga dilakukan agar dapat mengetahui pertumbuhan sel kanker lebih awal, karena pada dasarnya kanker stadium awal jarang sekali menunjukan gejala-gejala, namun baru akan menunjukan gejala setelah kanker menyebar. Oleh karena itu banyak sekali wanita yang baru menyadari keberadaan kanker serviks saat kanker sudah stadium lanjut.

Dan ketika kanker ini diketahui saat sudah stadium lanjut, maka pengobatan juga akan semakin berat dan kemungkinan kesembuhan juga akan lebih kecil.

Vaksinasi HPV

Untuk perempuan atau laki-laki yang berusia antara 9-26 tahun anda sebaiknya disarankan untuk melakukan vaksinasi HPV. Vaksinasi HPV ini diberikan kepada mereka yang belum aktif melakukan hubungan seksual.

Namun untuk anda yang sudah aktif melakukan hubungan seksualdan belum pernah mendapatkan vaksin HPV  juga disarankan segera melakukan vaksinasi untuk mencegah resiko kanker serviks, dan sebelum melakukan vaksinasi HPV tersebut anda disarankan untuk melakukan tes pap smear. Karena ditakutkan pada serviks anda sudah terdapat virus HPV yang bisa memicu kanker serviks.

Hindari rokok

racun pada rokok yang bersifat oksidatif akan bisa memicu sel kanker muncul dan bertambah ganas. Oleh karena itu sebaiknya anda menghindari merokok agar terhindar dari resiko terserang kanker serviks.

Lakukan seks aman

Meskipun kanker serviks ini tidak menular, namun virus HPV penyebab kanker serviks inilah yang harus diwaspadai. 90% penyebaran virus ini melalui hubungan seksual yang tidak aman. Gunakan kondom untuk seks aman.

 

 

About The Author

Reply